WP CHANNEL, a site that provides information on various travel tours

Jetstar Asia Airways dan Qantas Pindah ke Terminal 3 Soekarno Hatta Mulai 11 Mei

Dua maskapai rute Internasional, yakni Qantas Airways dan Jetstar Asia Airways mulai 11 Mei 2018 ini akan pindah pengoperasiannya ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 

Operation and Service Executive Manager Bandara Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II (Persero), Djody Prasetyo mengatakan, secara bertahap sejumlah maskapai dengan rute Internasional pada bulan Mei 2018 akan berpindah operasional dari Terminal 2 ke Terminal 3. Demikian siaran pers yang diterima WP Channel, Sabtu (21/4/2018)

“Satu persatu perusahaan maskapai asing berpindah operasi dari Terminal 2 ke Terminal 3. Hal ini semakin mengukuhkan  Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai bandara berkelas dunia,” ujar Djody. 

PT Angkasa Pura II (Persero) memang melekat dengan komitmennya sebagai perusahaan yang paling mendukung pertumbuhan pariwisata di Indonesia. Dukungan nyata tersebut  terlihat dengan terus menerus meningkatnya dan memperluasnya layanan terminal termegah dan termodern itu dengan  dilengkapi  moda transportasi terintegrasi seperti  Kereta Layang dan Kereta Bandara.

“Di pekan kedua bulan Mei, tepatnya tanggal 11 Mei 2018 dua maskapai secara bersamaan memindahkan operasionalnya, yakni Qantas Airways dan Jetstar Asia Airways,” terangnya. 

Bandara Internasional Soekarno-Hatta  saat ini tumbuh menjadi bandara berkelas dunia yang peringkat kesibukannya telah menyalip Bandara Changi dan Incheon.  PT Angkasa  Pura II (Persero) sedang melakukan pengembangan pergerakan pesawat dengan melakukan  pembangunan jalur penghubung runway Utara-Selatan di bagian Timur atau disebut  "east-cross taxiway" dan runway ketiga. Artinya, pergerakan pesawat yang saat ini per jam mencapai 81 pergerakan, nantinya dapat meningkat menjadi 114 pergerakan per jam.   

"Pergerakan pesawat tersebut dinilai bisa lancar tanpa harus mengantre lebih lama. Sehingga `take off-landing` bisa lebih cepat dan tidak antre lagi," tuntasnya. (Retha)

Share:

Makan Sate Padang di Jakarta, Obat Kangen Kampung Halaman

Suku Minangkabau atau Suku Minang yang berasal dari Sumatera Barat sejak dahulu terkenal sebagai salah satu suku yang berani merantau. Hingga tidak heran apabila hampir setiap daerah di tanah air sering dijumpai Suku Minang, atau yang populer disebut orang Padang.


Suku Minang yang bermukim di DKI Jakarta tercatat mencapai 3,8 persen dari total penduduk Jakarta yang berjumlah 10.199.700 jiwa. Orang Minang atau orang Padang yang tinggal di Jakarta tidak sulit mendapatkan makanan khas kampung halamannya sebab hampir setiap tempat dan jalan terdapat rumah makan Padang atau warung Padang.

Cita rasa masakan Padang yang pedas serta kaya rempah-rempah juga digemari masyarakat lainnya.

Salah satu jenis kuliner Suku Minang yang terkenal adalah sate Padang. Apabila sate dari Jawa dominan manis sebab diberi tambahan gula merah dan kecap, maka sate Padang rasanya lebih gurih. Sate Padang tidak sedikit pun terasa manis, cocok bagi yang kurang menyukai makanan manis-manis.





Bahan utama saus sate Padang adalah kacang tanah dan tepung beras putih. Sedangkan daging yang digunakan adalah daging sapi beserta tambahan aneka jeroan seperti lidah dan hati.





Salah satu rumah makan sate Padang yang enak di Jakarta Timur adalah Sate Padang St Ali yang lokasinya persis di pertigaan Hek arah Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Rumah makan ini sangat bersih dan nyaman, cocok apabila membawa keluarga dan juga rekan bisnis. (Retha)
Share:

Ini Dia 5 Negara Penggemar Jengkol di Dunia


Jengkol adalah salah satu jenis makanan yang unik. Unik sebab buah ini mempunyai aroma yang sangat kuat. Bagi sebagian orang yang tidak menyukai jengkol akan menganggap aroma yang menyengat serasa sedang menghirup bau busuk.  Sedangkan bagi penggemar sejati jengkol, disitulah kenikmatan dari jengkol, aroma jengkol yang menyengat hidung justru dianggap sebagai aroma pembangkit selera makan.
Itulah uniknya dari buah bernama latin Pithecollobium Jiringa atau Pithecollobium Labatum. Pohonnya dapat mencapai tinggi 26 meter

Persoalan enak atau tidak enak dari si jengkol ini tidak akan habis diperbincangkan sebab ini adalah selera masing-masing orang.

Buah ini sebenarnya aman dikonsumsi manusia apabila dalam batas yang wajar atau tidak berlebihan. Sebab pada beberapa orang ada yang mengalami sakit jengkolan akibat makan jengkol, sedangkan bagi sebagian penikmat jengkol yang lainnya hampir tidak pernah mengalami jengkolan.

Apabila hampir tiap hari makan jengkol maka  berakibat jarang buang air kecil. Keadaan ini berbahaya jika dialami terus-menerus karena dikemudian hari dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Itulah sebabnya apabila mengkonsumi jengkol nenek moyang kita menganjurkan untuk rajin minum air putih. 

Mengapa bisa timbul sakit ginjal? Di dalam buah jengkol mengandung asam jengkolat atau jengkolic acid (asam urat), apabila dalam konsentrasi tinggi cenderung menyebabkan kristal-kristal dalam urine manusia. Buang air kecil menjadi sedikit-sedikit, bahkan pada beberapa orang tidak bisa keluar karena mengalami retensi urine.

Jika jengkol dikonsumsi dengan porsi yang wajar maka kita akan mendapatkan manfaat dari buah berbentuk bulat gepeng ini. Dalam buah jengkol terkandung zat besi yang sangat penting bagi tubuh. Kekurangan zat besi diyakini dapat menyebabkan orang merasa sering lemah, letih, lesu, dan pucat.  Jengkol juga mengandung kalsium dan fosfor yang dapat menjaga kesehatan tulang.

Intinya makanan di dunia ini apabila dikonsumsi secara berlebihan tidak baik bagi tubuh manusia. Makanlah segala sesuatu dengan porsi secukupnya. 

Sebagian besar penduduk nusantara yang bermukim di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan (Kalsel, Kalteng), dan Sulawesi sangat menyukai jengkol. Mungkin salah satu alasannya adalah karena pohon jengkol banyak tumbuh subur di pulau ini, baik yang secara sengaja di tanam di kebun atau di pekarangan rumah, maupun yang tumbuh liar di hutan-hutan dekat perkampungan penduduk.

Buah jengkol yang masih muda dapat dijadikan lalap. Buah jengkoh muda ini di Jakarta disebut beweh. Beweh tidak perlu dimasak. Cukup dicuci bersih dan siap disantap. Beweh enak dimakan dengan sambal dan nasi panas. Pernah coba? Berani?

Buah jengkol yang sudah tua biasanya diolah menjadi beragam variasi hidangan. Biasanya ibu-ibu mengolahnya menjadi jengkol bumbu rendang, semur jengkol, dan jengkol bumbu balado. Ada pula yang memasaknya dari perpaduan dua bumbu utama yaitu bumbu semur dan bumbu balado

Tahukah kamu bahwa masakan jengkol tidak hanya dikenal di Indonesia. Di dunia ini ada 4 negara yang penduduknya menggemari masakan jengkol, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Myanmar.

Meskipun bau makanan ini tetap diburu para pencinta jengkol di dunia. Malaysia dan Thailand adalah negara yang sering mengimpor jengkol segar dari para petani di Indonesia.

Di Indonesia, harga jengkol di pasar tradisional kini tidak lagi murah. Harga normalnya hampir setara dengan seekor ayam broiler (ayam pedaging) yaitu berkisar Rp30.000 per kilogram. Sedangkan apabila stok persedian jengkol di pasaran langka maka harganya melambung sangat tinggi hingga setara harga daging sapi yaitu Rp120.000 per kilogram.
 
Masakan pangi, kuliner daun jengkol dari Sulawesi, dimasak dalam bambu yang dibakar

Selain buahnya, sebenarnya daun yang muda juga dapat diolah menjadi lauk pauk. Orang Manado dan Palu di Pulau Sulawesi biasa memasak daunnya dalam bambu bersama dengan daging ayam dan rempah-rempah segar. Bambunya dibakar dekat bara api yang sudah jadi arang. Namanya masakannya yaitu pangi. Daunnya sama sekali tidak bau. Hanya saja,  butuh kesabaran saat mengolahnya sebab harus diiris tipis-tipis seperti irisan daun tembakau di pabrik rokok. Bagi yang sudah pernah coba makan pangi, pasti ketagihan. (Retha)
Share:

KidZania Star Show With Naura



Penyanyi cilik favorit anak-anak ini akan hadir di KidZania Jakarta untuk bernyanyi dan menghibur pengunjung di KidZania Jakarta pada tanggal 05 Mei 2018 (afternoon session) pukul 16.00 WIB.

Hanya dengan membeli tiket masuk KidZania seharga  Rp. 350.000 kamu sudah bisa bermain di KidZania selama 1 sesi dan mengikuti program Parent's Experience serta berkesempatan untuk menyaksikan pertunjukan KidZania Star Show bersama Naura.

Beli tiketnya sekarang melalui website KidZania Jakarta www.kidzania.co.id atau pembelian tiket langsung di Counter Airport KidZania. Yuk segera dapatkan tiketnya jangan sampai kehabisan ya karena kapasitas terbatas!

Info selanjutnya silahkan hubungi 0813 8174 1778 (WA only) atau telepon 021 5154 888/222

Share:

Menikmati Segarnya Pagi di Lokasi Car Free Day Jakarta

Masyarakat Jakarta dari segala lapisan dan usia berbaur jadi satu. Semuanya antusias berjalan kaki, ada juga yang mengayuh sepeda di sepanjang jalur lokasi Car Free Day, Jakarta. Ternyata memang enak tinggal di Jakarta apabila minus polusi dan terbebas dari macetnya kendaraan bermotor. (Retha)






















Share:

Hutan Mangrove Semakin Populer di Sosial Media

Sudah bosan lihat hutan beton alias gedung pencakar langit yang angkuh di Jakarta? Bagaimana apabila di akhir pekan ini kamu merencanakan berpetualang di hutan sungguhan yang cantik alami. Letaknya masih di wilayah Jakarta, tepatnya di pesisir utara Jakarta. Di sepanjang pantai ini ada hutan magrove yang terjaga kelestariannya, namanya Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta Utara.


Lokasi ini sekarang semakin populer di sosial media. Kalau lihat foto-foto yang diunggah teman-teman di sosial media, pasti  kamu juga ingin berada di tempat indah ini.

Semua sudut hutan mangrove di Taman Wisata Alam Angke Kapuk bagus untuk obyek foto kamu!

Untuk kamu para perempuan, foto-foto kamu akan tampak  elegan dan sangat natural apabila kamu  memakai baju serta bawahan/celana dominan putih. Jangan lupa juga pakai sepetu kets putih ya. Warna pakaian dan sepatu serba putih sangat cocok dengan nuansa jembatan kayu dan latar belakang hutan mangrove hijau berpayung langit biru. 

Silahkan nikmati foto-foto di bawah ini. Have a lovely weeekend ! (Retha)
















































Share:

Ngabuburit Sambil Lihat Sunset di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta Utara


Di bulan puasa, kita sering mendengar kata ngabuburit. Ngabuburit adalah kegiatan yang dilakukan umat Muslim untuk mengisi waktu saat menunggu buka puasa menjelang Magrib. Ngabuburit bisanya dilakukan di luar rumah seperti jalan-jalan sore atau sekedar berburu takjil (makanan pembuka yang manis-manis dan segar).






Banyak yang mengira bahwa ngabuburit adalah kata baku dalam bahasa Indonesia. Apabila kita cari kata tersebut dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ternyata tidak ada.

Kata ngabuburit berasal dari bahasa bahasa Sunda. Kata dasarnya adalah burit yang artinya sore hari menjelang Magrib.




Nah, untuk kamu yang ingin ngabuburit di Bulan Ramadhan yang bertepatan dengan liburan sekolah/kuliah tahun 2017 ini, silahkan mengunjungi Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta Utara.

Tempat wisata berupa hutan mangrove di Jakarta ini buka sejak pagi hari hingga sore (jam 8 pagi sampai jam 6 sore). Lokasinya di Pantai Indah Kapuk.

Pemandangannya sangat indah, apalagi saat menjelang sore. Dari atas jembatan kayu di hutan mangrove ini kamu dapat menyaksikan matahari sedang terbenam !






Di lokasi wisata alam ini  juga tersedia masjid yang sangat terjaga kebersihannya. Bangunannya unik karena terbuat dari kayu dan berdiri kokoh di atas aliran air. Sejauh mata memandang nampak pohon mangrove nan asri. Nama masjidnya adalah Masjid Al Hikmah. Lokasinya dekat dengan  tempat penjualan karcis masuk. (Retha)
Share:

Advertisement

Popular Posts

Contact us

Name

Email *

Message *

Follow by Email

Header Ads

ad

Featured Post

Untuk Kamu Penggemar Sejarah Militer Indonesia

Kamu penggemar sejarah dunia militer Indonesia? Jangan lewatkan museum yang satu ini, Museum Satria Mandala di Jalan Jend Gatot Subroto Ka...

Search This Blog

Recent

Tags

Recent Posts